Damtiga orang yang tidak akan masuk surga, yang durhaka pada orang tua, dayyuts (membiarkan istrinya melakukan maksiat), dan lelaki yang menyerupai perempuan." Itulah tujuh hadits yang menjelaskan tentang larangan berbuat durhaka kepada orang tua dan apa saja dampak buruknya di dunia dan akhirat. Pidato3 Bahasa (Indonesia, Arab dan Inggris) Sebagai Metode Pembelajaran Dakwah di Pondok Pesantren Mathla'ul Anwar Pontianak ~ 250 ~ suatu sistem pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang yang bertujuan untuk membuat deskripsi, gambaran, atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, Bidadari& 10 Wanita Penghuni Surga book. Read reviews from world's largest community for readers. SesungguhnyaAllah Mengampuni semua dosa dan Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Az-Zumar: 53) Saudaraku yang berbuat dosa, jangalah kalian berputus asa terhadap rahmat Rabb mu karena pintu taubat itu senantiasa terbuka sampai matahari terbit dari arah barat. Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda, "Sesungguhnya Penulisbuku ini menghimpun beberapa tema penting yang mesti diketahui oleh setiap muslim dalam urusan agamanya. Tema-tema tersebut ditulis dengan bahasa yang mudah dan menarik agar dapat dipahami oleh masyarakat secara umum. Penulis kemudian membagi tema-tema tersebut ke dalam pertemuan-pertemuan atau majlis-majlis singkat agar mudah dipelajari dan diajarkan. Buku diharapkan menghadirkan rok hitam cocok dengan baju warna apa. Home Muslimah Selasa, 16 Juni 2020 - 0740 WIBloading... Sejarah Islam mencatat setidaknya ada 9 wanita-wanita mulia yang dijamin masuk surga, yang patut dicontoh muslimah zaman sekarang. Foto istimewa A A A Posisi dan peranan wanita sangat penting dalam sebuah rumah tangga. Seorang wanita adalah madrasah pertama atau sekolah pertama bagi anak-anaknya. Karena itu, sudah seharusnya sebagai seorang wanita muslimah harus banyak belajar untuk mempersiapkan diri menjadi seorang guru untuk menganjurkan jadilah wanita yang tidak hanya sibuk mempercantik diri. Muslimah juga harus sibuk belajar untuk mensalehakan diri karena kelak anak-anak kita tidak butuh dengan ibu yang cantik tapi mereka butuh dengan ibu yang cerdas dan pintar dalam mendidik mereka. Karena seorang ibu adalah penentu dari akhlak seorang anak. Baca juga Pamer Amal di Medsos? Hati-hati Dengan Riya dan Sum'ah Seorang ibu, jika punya anak perempuan, maka sejak dini harus diajarkan kepada anak pentingnya menjaga aurat dalam Islam. Artinya, si ibu harus juga menjaga pakaiannya secara syar'i. Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam bersabda"Ada dua golongan penghuni neraka yang aku belum pernah melihatnya. Yaitu suatu kaum membawa-bawa cemeti laksana ekor sapi yang digunakan untuk memukuli orang maksudnya, para kaki tangan penguasa yang Zhalim. Dan kaum wanita yang berpakain tetapi terlihat auratnya, cara dan jalanya melenggang-lenggok, sedangkan kepalanya seperti punuk unta yang miring karena rambutnya dimodel sedemikiat rupa. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya surga. Padahal baunya surga dapat dicium dari jarak sekian dan sekian."Nah, siapa saja wanita-wanita mulia yang patut dicontoh oleh muslimah zaman sekarang? Setidaknya, sejarah Islam pernah mencatat wanita-wanita mulia yang Allah jamin masuk surga 1. Siti Khadijah Beliau merupakan isteri Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam yang melahirkan anak-anak Rasulullah, setia dan mendukung Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam walaupun ditentang hebat oleh orang - orang kafir dan musyrik, mengantarkan makanan kepada Baginda ketika Baginda beribadat di Gua Hira’.2. Siti FatimahPutri Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam yang tinggi budi pekertinya. Sangat kasih dan setia kepada suaminya Ali karamallahu wajhah walaupun Ali miskin. Tidur berbagi 1 bantal dan kadang-kadang berbantalkan lengan Ali. Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam pernah berkata aku takkan maafkan kamu wahai Fatimah sehinggalah Ali maafkan Siti AisyahBeliau isteri Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam yang paling romantis. Sanggup berbagi bekas makanan dan minuman dengan Rasulullah. Di mana Nabi Shalallahu alaihi wa sallam minum di situ beliau akan minum menggunakan bekas yang Siti HajarIsteri Nabi Ibrahim yang patuh kepada suami dan suruhan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Sanggup ditinggalkan oleh Ibrahim atas suruhan Allah SWT demi kebaikan. Berjuang mencari air untuk anaknya Nabi Siti MaryamWanita suci yang memang pandai menjaga kehormatan diri dan mempunyai maruah yang tinggi sehingga rahimnya dipilih oleh Allah SWT untuk mengandungkan Nabi Isa Alaihi Siti AsyiahIsteri Firaun yang tinggi imannya dan tidak gentar dengan ujian yang dihadapinya daripada Firaun Laknatullah.Baca juga Inilah Amaliah Istri yang Memperlancar Rezeki Suami 7. Siti AminahWanita mulia yang menjadi ibu kandung Rasullullah Shalallahu alaihi wa sallam. Mendidik baginda menjadi insan mulia. surga muslimah amaliah istri wanita mulia Artikel Terkini More 1 jam yang lalu 1 jam yang lalu 2 jam yang lalu 2 jam yang lalu 2 jam yang lalu 2 jam yang lalu Kultum Ramadhan Orang-Orang Yang Dirindukan Surga, itulah sepenggal kisah yang bisa dijadikan kajian kultum Ramadhan tahun ini. Sahabat Zona Keren yang khususnya beragama muslim, tinggal menghitung hari lagi kita akan melaksanakan Puasa Ramadhan yang jatuh tanggal 6 Juni 2016. Bagi sobat Zona Keren yang ingin menyampaikan kajian kultum ramadhan, ada judul yang menarik untuk Anda sampaikan pada kultum singkat tarawih nanti. Berjudul “Orang-Orang Yang Dirindukan Surga” oleh Ali Akbar bin Aqil. Berikut selengkapnya artikel Kultum Ramadhan singkat. Kultum Ramadhan Orang-Orang Yang Dirindukan Surga SIAPA yang tak suka dijanjikan surga? Semua orang Muslim yang normal pasti merindukan agar dijadikan dalam akhir yang baik dan dimudahkan bisa masuk surga. Masalahnya, memasuki surga Allah Subhanahu Wata’ala bukanlah sesuatu yang gratis dan mudah diperoleh. Surga adalah puncak kenikmatan dan harapan setiap muslim dalam kehidupan akhirat nanti. Begitu indahnya surga, karenanya jiwa dan pikiran manusia sulit untuk menggambarkannya. Surga sering dideskripsikan sebagai “sesuatu yang tak pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga, terpikirkan oleh otak dan terbersit oleh indra perasaan manusia.” Namun tentu saja, mengingat surga berada itu berada di luar nalar manusia, ciri-ciri tersebut lebih merupakan sekedar perbandingan dan dorongan. Tujuannnya agar setiap muslim berlomba-lomba untuk meraihnya. قُلْ أَؤُنَبِّئُكُم بِخَيْرٍ مِّن ذَلِكُمْ لِلَّذِينَ اتَّقَوْا عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا Katakanlah “Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?”. Untuk orang-orang yang bertakwa kepada Allah, pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal didalamnya.” [QS Ali Imron 14] Dalam ayat lain dikatakan; وَسَارِعُواْ إِلَى مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi,” QS Ali Imran 133. Banyak jalan untuk menggapai surga. Beberapa diantaranya seperti tercantum dalam sabda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassllah berikut, “Surga merindukan empat orang pembaca Al-Qur’an, orang yang mengekang lisannya, orang yang gemar memberi makan orang yang lapar, dan orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.” Ketiga hal pertama dalam hadits di atas terkumpul pada orang yang berpuasa. Pertama, saat puasa selama bulan Ramadhan, kita dianjurkan agar memperbanyak membaca Al-Qur’an. Baik membaca tadarus, membaca dengan menyimak terjemahnya, membaca tafsir, maupun mengupas ayat-ayat Al-Qur’an bersama dengan ulama serta membaca buku-buku agama. Kedua, saat puasa kita diharuskan menjaga lidah kita dari berkata-kata dusta, kotor, mengumpat maupun erotis yang dapat mengundang nafsu birahi. Meski tidak membatalkan ibadah puasa, tapi setidaknya hal-hal tersebut menghilangkan pahala puasa. Orang yang tidak dapat mengendalikan lidahnya saat berpuasa adalah orang yang merugi. Seperti ditegaskan oleh Nabi, “Berapa banyak dari orang-orang yang berpuasa, yang tidak meperoleh apa-apa dari puasa mereka kecuali hanya lapar dan haus.” Ketiga, selama puasa, kita dianjurkan memperbanyak sedekah kepada mereka yang tidak punya. Mulai dari yang dekat, terutama tetangga dan sanak kerabat. Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam bersabda مَن فطَّر صائماً كان له مثل أجره غير أنه لا ينقص من أجر الصائم شيء ” . رواه الترمذي “Barangsiapa yang memberi buka orang puasa, maka baginya pahala semisalnya tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun.” [HR. Tirmizi] Ringkasnya, kalau kita menekuni salah satu dari empat hal pada hadits di atas saja, surga merindukan kita, apalagi kalau keempatnya kita kerjakan. Tentu saja semua itu harus dikerjakan dengan ikhlas. Semoga kita termasuk orang yang dirindukan oleh surga. Adakah kerinduan yang lebih tinggi dari itu? لو يعلم العباد ما في رمضان لتمنت أمتي أن تكون السنة كلها رمضان “Seandainya umatku tahu keutamaan dan keagungan bulan Ramadhan, niscaya mereka mengharapkan agar selama setahun penuh menjadi bulan Ramadhan,” demikian sabda Rasulullah. Selamat bersiap-siap menyambut Ramadhan, dan semoga menjadi orang-orang yang ditunggu oleh surga Nya Allah Subhanahu Wata’ala.* Artikel tersebut ditulis oleh Koordinator Komunitas Bening Qolbu. Selamat bersiap-siap menyambut Ramadhan, dan semoga menjadi orang-orang yang ditunggu oleh surga Nya Allah. Institut Daarul Quran Eduaksi Monday, 04 Apr 2022, 1407 WIB Setiap orang pasti ingin masuk ke surga, betul? Surga tempat yang kita damba-dambakan, tempat yang kita impi-impikan, akan menjadi tempat yang terakhir setelah dunia berakhir. Tak sedikit dari kita yang berjuang ingin masuk ke surga, mengorbankan jiwa dan raga, tahta dan segalanya hanya untuk bisa masuk ke surga. Bahkan seorang pendosa sekalipun tujuan akhir yang diharapkannya adalah surga. Namun disamping kita yang selalu merindukan surga, ternyata surga juga merindukan sebagian golongan dari kita selaku manusia. Siapakah golongan-golongan tersebut? Rassulullah Sallallahu Alaihi Wassalam bersabda الْجَنَّةُ مُشْتَاقَةٌ اِلَى أَرْبَعَةِ نَفَرٍ تَا لِى الْقُرْانِ, وَحَافِظِ اللِّسَانِ, وَمُطْعِمِ الْجِيْعَانِ, وَصَا ئِمٍ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ Artinya, surga itu merindukan empat golongan manusia, yaitu orang yang gemar membaca Al-Qur’an, orang yang senantiasa menjaga lisan dari ucapan-ucapan yang mencaci atau menyebar kebencian, orang yang memberi makan orang lain yang sedang lapar dan orang yang menjalankan puasa ramadhan. 1. Taalil Qur’an Siapakan orang yang merupakan golongan Taalil Qur’an? Yaitu golongan orang-orang yang gemar membaca Al-Qur’an. Bahkan tak hanya selalu membaca Al-Qur’an, mereka juga selalu memahami dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Waktunya adalah Al-Qur’an mereka tak pernah luput dari Al-Qur’an sehingga selain mendapat kerinduan dari surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan jaminan kepada mereka berupa ketenangan dalam hati mereka, sesuai dengan firman Allah dalam QS. Ar-Rad ayat 28 الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ Artinya “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” 2. Orang yang menjaga lisan Golongan orang-orang yang dirindukan oleh surga adalah orang yang menjaga lisan menjaga lisan dari apa? Menjaga lisan dari perbuatan-perbuatan, perkataan-perkataan yang kotor yang tidak baik seperti ghibah, menghujat, mencaci maki dan lain sebagainya. Bahkan Rasulullah ﷺ menjelaskan “Orang yang menjaga lisan termasuk kedalam ciri-ciri orang beriman.” sesuai dengan sabdanya مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِااللّهِ وَ الْيَوْمَ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا اَوْ لِيَصْمُتْ “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata baik atau diam.” Kenapa orang yang menjaga lisan dihadiahkan oleh Allah berupa kerinduan surga? Karena untuk menjaga lisan adalah tidak mudah, betul? Terkadang kita tidak menyadari perkataan kita, ucapan kita menyakiti hati orang lain. Oleh karena itu orang yang menjaga lisan dirindukan oleh surga. 3. Orang yang memberi makan orang yang kelaparan. Seperti yang kita ketahui, makhluk hidup termasuk manusia membutuhkan makanan. Makanan yang dikelola oleh tubuh menjadi sumber energi, menjadi kekuatan sehingga kita bisa beraktifitas dan beribadah kepada Allah. Adakalanya kita sulit mencari makanan karena faktor ekonomi namun adakalanya juga Allah memberikan beribu-ribu nikmat yang bisa kita berikan kepada orang lain. Oleh karena itu orang yang memberi makan orang yang kelaparan itu dirindukan oleh surga. 4. Orang yang berpuasa di bulan ramadhan Alhamdulillah untuk kita yang sedang melakukan puasa ramadhan. Semoga kita masuk kedalam golongan orang-orang yang dirindukan surga sehingga kita bisa masuk ke dalam surganya Allah Subhanahu Wa Ta'ala. kampus tangerang kultum ramadan mahasiswa Disclaimer Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku UU Pers, UU ITE, dan KUHP. Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel. Berita Terkait Terpopuler di Eduaksi Terpopuler Tulisan Terpilih Ilustrasi wanita-wanita salehah. Foto laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu', laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut nama Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.""...Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara mereka. Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.""Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.""Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka kecurigaan, karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang." TANYA Bagaimana kehidupan wanita di surga kelak? Bagaimana gambaran Alquran tentang hal itu? Jawab Dikutip dari About Islam, Dr. Muzammil H. Siddiqi , mantan Presiden Masyarakat Islam Amerika Utara, menyatakan Dalam lebih dari satu ayat Alquran, Allah SWT menyerukan kepada hamba-hamba-Nya untuk melakukan yang terbaik agar bisa meraih Surga. Allah SWT berfirman “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,” QS Ali Imran 133 Surga bukan hanya untuk pria. Itu dipersiapkan untuk keduanya, pria saleh dan wanita saleh. Semua kegembiraan dan berkah Jannah untuk keduanya. Allah telah menyebutkan dalam Alquran bahwa Dia menempatkan Adam dan istrinya Hawwa Hawa di Jannah setelah menciptakan mereka, dan Dia menyuruh mereka untuk makan dan menikmati segalanya kecuali buah dari satu pohon. Lihat QS Al-Baqarah 35; dan QS al-A`raf 719 Jadi, semua pohon, taman dan sungai di Jannah dibuat untuk pria dan wanita dan mereka berdua dapat menikmatinya. Semua orang yang beriman baik pria maupun wanita, akan bisa memasuki Jannah. BACA JUGA 4 Kriteria Wanita yang InsyaAllah Masuk Surga Allah berfirman “yaitu surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu;” QS Ar Ra’du 23 Lebih lanjut, Allah berfirman “Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan mereka. Mereka dan isteri-isteri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan. Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta. Kepada mereka dikatakan “Salam”, sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.” QS Yasin 55-57 Di akhirat, Allah berfirman kepada orang-orang beriman “Masuklah kamu ke dalam surga, kamu dan isteri-isteri kamu digembirakan. Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas, dan piala-piala dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap dipandang mata dan kamu kekal di dalamnya. Dan itulah surga yang diwariskan kepada kamu disebabkan amal-amal yang dahulu kamu kerjakan. Di dalam surga itu ada buah-buahan yang banyak untukmu yang sebahagiannya kamu makan.” QS Az Zukhruf 70-73 Ada banyak tempat lain di dalam Alquran dimana disebutkan bahwa pria dan wanita sama-sama akan menemukan pahala mereka dan tidak ada yang akan dirampas. Lihat QS Ali Imran 3 195; An-Nisa , 4 124; An-Nahl 1697; Al-Ahzab 3335; Ghafir 4040 Kehidupan wanita di surga sama menyenangkan dan bahagia dengan kehidupan pria. Allah tidak memihak pada jenis kelamin apapun. Dia menciptakan keduanya dan Dia akan mengurus keduanya sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka. Ayat Alquran menunjukkan dengan jelas bahwa para wanita yang melakukan perbuatan benar diberi pahala dengan surga dan diberi peringkat tinggi yang setara dengan perbuatan baik yang mereka lakukan. Untuk menjelaskan lebih lanjut masalah ini, berikut kutipan fatwa dai cendekiawan Muslim terkemuka, Ibn Jibreen terkait hal tersebut Tidak ada keraguan bahwa pahala di akhirat mencakup pria dan wanita. Ini berdasarkan ayat-ayat Alquran berikut, “Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya dengan berfirman “Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, karena sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik.” QS Ali Imran 195 “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” QS An Nahl 97 “Dan barangsiapa melakukan perbuatan baik, baik laki-laki atau perempuan, dan seorang mukmin sejati, mereka akan masuk surga.” QS An-Nisa 124 “Sesungguhnya, Muslim, pria dan wanita, orang-orang beriman, pria dan wanita … Allah telah mempersiapkan pengampunan dan pahala yang besar bagi mereka.” QS Al-Ahzab 35 Allah menyebut mereka masuk ke surga bersama-sama, sambil berkata, “Mereka dan istri mereka akan berada di tempat teduh yang menyenangkan.” QS Yasin 56 “Masuklah kamu ke dalam surga, kamu dan isteri-isteri kamu digembirakan” QS Az Zukhruf 70 Allah juga menyebutkan bahwa Dia akan menciptakan kembali wanita di surga dalam ayat berikut “Sesungguhnya Kami menciptakan mereka bidadari-bidadari dengan langsung. dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan.” QS Al-Waqi`ah 35-36 BACA JUGA Inilah Suami Para Wanita di Surga Artinya, Allah akan menciptakan kembali para wanita tua dan menjadikan mereka perawan; hal yang sama akan dilakukan untuk orang tua, Allah akan membuat mereka awet muda. Juga disebutkan dalam Hadits bahwa wanita-wanita dalam kehidupan duniawi ini memiliki keunggulan atas bidadari Al-hurun`In karena tindakan ibadah dan ketaatan yang mereka lakukan di dunia ini. Oleh karena itu, wanita beriman akan masuk surga seperti halnya pria beriman. Jika seorang wanita memiliki sejumlah suami, dia, saat memasuki surga bersama mereka, akan memilih di antara mereka yang memiliki karakter dan perilaku terbaik. Jadi, yakinlah saudari terkasih bahwa Allah tidak pernah berbuat salah kepada siapa pun, laki-laki atau perempuan, dan Dia, Yang Maha Kuasa, tidak mencabut setiap orang dari amal perbuatannya. [] SUMBER ABOUT ISLAM

kultum singkat tentang wanita penghuni surga